Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2019

Mengidentifikasi Komponen Ekosistem

Mengidentifikasi Komponen Ekosistem Organisme hidup dan tak hidup sulit dipisahkan satu sama lain; saling berinteraksi untuk mencapai keseimbangan hidup. Proses interaksi ini akan menghasilkan aliran energi dan makanan. Aliran energi dan makanan ini memungkinkan terjadinya siklus mineral yang terjalin dalam satu sistem yang dinamakan ekosistem yang juga lazim disebut tata lingkungan . Ekosistem disebut juga tata lingkungan. Ekosistem terdiri dari berbagai unsur yang membentuk tata lingkungan. Komponen ekosistem yang dikenal di alam ini adalah komponen abiotik dan komponen biotik. Komponen abiotik adalah komponen materi yang tergolong tak hidup. Komponen abiotik pada umumnya bersifat fisik dan kimiawi. Termasuk komponen abiotik ini antara lain iklim, senyawa anorganik dan senyawa organik. Iklim dalam hal ini melibatkan suhu, kelembaban, cuaca, arah angin dan sebagainya. Komponen senyawa anorganik antara lain karbon (C), nitrogen (N), karbondioksida (CO2), air ( H2O) dan seba...

endeskripsikan tujuan dan kegunaan dari AMDAL berdasarkan lingkup suatu lingkungan

Mendeskripsikan tujuan dan kegunaan dari AMDAL berdasarkan lingkup suatu lingkungan Pengertian Amdal Pengertian amdal menurut PP no 27 tahun 1999, yaitu suatu kajian mengenai dampak yang telah ditimbulkan oleh lingkungan. Serta menjadi hal yang penting dalam pengambilan suatu keputusan atau dari kegiatan yang telah direncanakan di lingkungan hidup. Selain itu diperlukan juga proses pengambilan suatu keputusan tentang penyelenggaraan jenis usaha atau kegiatan. Amdal merupakan suatu analisis yang meliputi beragam faktor seperti misalnya fisik, kimia, sosial ekonomi, biologi, dan juga sosial budaya yang menyeluruh. Pengertian lain dari amdal adalah proses suatu pengkajian yang digunakan untuk memperkirakan dampak, yang terjadi di lingkungan hidup dari suatu kegiatan atau proyek yang sudah dilakukan atau sudah direncanakan. Tujuan Amdal Tujuan dari amdal ini adalah untuk menjaga kemungkinan dan dampak dari suatu rencana usaha atau kegiatan tertentu. Amdal sangat diperlukan kare...

Mengidentifikasi faktor gejala alam

Mengidentifikasi faktor gejala alam Penyebab Bencana Alam Seperti yang sudah disebutkan pada pengertian bencana alam di atas, penyebab terjadinya bencana alam disebabkan oleh alam dan juga manusia. Berikut penjelasannya: 1. Bencana yang Diakibatkan Alam Peristiwa bencana alam umumnya terjadi karena alam itu sendiri. Pada saat alam mengalami perubahan yang ekstrim, maka terjadilah bencana alam tersebut, misalnya gempa bumi, tsunami, letusan gunung berapil dan lain-lain. 2. Bencana Akibat Perbuatan Manusia Selain karena perubahan alam, bencana juga terjadi karena ulah manusia itu sendiri. Banyak manusia yang melakukan perbuatan tidak bertanggungjawab yang akhirnya mengakibatkan bencana alam. Beberapa bencana alam yang dipicu oleh ulah manusia adalah: ·          Banjir karena membuang sampah sembarangan ·          Tanah longsor akibat penebangan hutan secara liar ·     ...

Mejelaskan macam macam sikap ilmiah dari metode ilmiah

Mejelaskan macam macam sikap ilmiah dari metode   ilmiah 1.       Sikap ingin tahu diwujudkan dengan selalu bertanya-tanya tentang berbagai hal. Mengapa demikian? Apa saja unsur-unsurnya? Bagaimana kalau diganti dengan komponen yang lain? Dan seterusnya . 2.       Sikap kritis direalisasikan dengan mencari informasi sebanyak-banyaknya, baik dengan jalan bertanya kepada siapa saja yang diperkirakan mengetahui masalah maupun dengan membaca sebelum menentukan pendapat untuk ditulis. 3.       Sikap terbuka dinyatakan dengan selalu bersedia mendengarkan keterangan dan argumentasi orang lain 4.       Sikap objektif diperlihatkan dengan cara menyatakan apa adanya, tanpa dibarengi perasaan pribadi. 5.       Sikap rela menghargai karya orang lain diwujudkan dengan mengutip dan menyatakan terima kasih atas karangan orang lain, dan menganggapnya sebagai ka...

Mengidentifikasi jenis jenis polusi dan polutan berdasarkan keberadaan dan jenis lingkugan kerja

Mengidentifikasi jenis jenis   polusi dan   polutan berdasarkan keberadaan dan jenis lingkugan kerja Pengertian polusi Polusi adalah masuknya atau dimasukannya makhluk hidup, zat, energi, dan/atau komponen lain ke dalam lingkungan oleh kegiatan manusia sehingga kualitasnya turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan tidak dapat berfungsi sesuai dengan peruntukannya (UU RI No.23 Tahun 1997). Zat yang menyebabkan polusi disebut  polutan. Syarat-syarat suatu zat disebut polutan adalah : 1. Berada di tempat yang tidak tepat 2. Berada di waktu yang tidak tepat 3. Jumlahnya melebihi ambang batas Macam-macam polusi : 1. Polusi udara ( air pollution ) 2. Polusi air ( water pollution ) 3. Polusi tanah ( soil pollution ) 4. Polusi suara ( noise pollution ) 5. Polusi cahaya ( lihgt pollution ) 1.Polusi udara Polusi udara disebabkan oleh polutan yang berbentuk : a. Partikulat, yaitu zat padat yang terbawa aliran udara. Contoh : debu, ...

Mendeskripsikan pengertian limbah hasil buangan

Mendeskripsikan pengertian limbah hasil buangan limbah  merupakan buangan atau sisa yang dihasilkan dari suatu proses atau kegiatan dari industri maupun domestik (rumah tangga). Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 101 tahun 2014, limbah adalah sisa suatu usaha dan/atau kegiatan. Berdasarkan dari wujud limbah yang dihasilkan, limbah dibagi menjadi tiga yaitu limbah padat, limbah cair dan gas dengan penjelasan sebagai berikut: Limbah padat  adalah limbah yang berwujud padat. Limbah padat bersifat kering, tidak dapat berpindah kecuali ada yang memindahkannya. Limbah padat ini misalnya, sisa makanan, sayuran, potongan kayu, sobekan kertas, sampah, plastik, dan logam Limbah cair  adalah limbah yang berwujud cair. Limbah cair terlarut dalam air, selalu berpindah, dan tidak pernah diam. Contoh limbah cair adalah air bekas mencuci pakaian, air bekas pencelupan warna pakaian, dan sebagainya. Limbah gas  adalah limbah zat (zat buangan) ...